Pengurus Muslimat NU Batam Dilantik

Pelantikan Pengurus Muslimat NU BatamBATAM-Pengurus baru Muslimat Nahdatul Ulama Kota Batam diambil sumpah pelantikan oleh Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Prawansyah, bertepatan dengan peringatan Harlah NU Muslimah ke-65 di Batam, Sabtu (21/5).

"Para hadirin kita mendoakan bersama-sama dengan membaca Al-Fatihah. Mudah-mudahan pimpinan dan pengurus dapat cabang  diberikan kekuatan, kesehatan dan dapat menjaga amanah," ucap Khofifah.

Pimpinan Cabang Muslimat NU Batam periode 2011-2016 yang baru saja dilantik, Noor Jannah A. Gani Lasya menyampaikan  sambutannya di masa periode pimpinannya yang baru.

Muslimat NU, terutama di Batam akan turut berperan dalam membangun dan menyelamatkan masyarakat dari kejahatan di kota metropolis Batam. Apalagi tingkat pendidikan dan angka kesejahteraan masih rendah.

"Kita (Muslimat NU) ikut peduli dengan mencerdaskan. Ikut peduli dengan tingkat kesejahteraan bekerjasam dengan Pemerintah Kota Batam," ucap Noor.

 

Muslimat NU merupakan organisasi masyarakat yang bergerak di bidang sosial. Dan merupakan organisasi khusus perempuan di bawah salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdatul Ulama (NU).

 

Ketua PC Muslimat NU Batam, Maitin Fatma menjelaskan bahwa Muslimat NU sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang memfokuskan kepada dakwah seperti mengadakan pengajian, dan tabligh akbar.

Selain di bidang keagamaan, Muslimat NU juga memberikan bantuan-bantuan sosial dan pengadaan kerja bakti. "Memberikan bantuan sosial seperti membantu anak yatim dan panti jompo," ungkap Maitin.

Muslimat NU juga turut berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi. Maitin menjelaskan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan kepada anggota-anggota  seperti pelatihan komputer, pelatihan koperasi, pelatihan life skill seperti membuat nata de coco. Dan juga membuat seminar-seminar kesehatan. "Seperti seminar tentang alat reproduksi hari ini," ucap Maitin.

Ketua Pengurus Cabang NU Batam, Khairul Shaleh, mengatakan bahwa Muslimat NU merupakan organisasi yang tidak sederhana. Dan sangat penting organisasi ini untuk dijaga. "Muslimat mempunyai tugas berat dan tugas tidak sederhana. Kalau Muslimat goyang, NU juga akan goyang," ucap Khairul dalam sambutannya.

Dalam memperingati Harlah Muslimat NU ke 65, khofifah juga berkesempatan memberikan forum tentang sejauh mana ke-NU-an para anggota yang dikhususkan kepada jajaran internal anggota Muslimat NU. "Apa yang menjadi pola dasar kita. Apa kita sudah on the right track (jalan yang benar), cara ber-NU kita, cara bermuslimat kita," ucap Khofifah.

Turut hadir juga dari pihak Pemerintah Kota Batam, Wakil Walikota Batam, Rudi. Ia mengakui adanya kontribusi dari Muslimat NU dan NU pada pembangunan kota Batam.
Karena itu, ia mengatakan akan memberi anggaran kepada kegiatan yang dilakukan Muslimat NU dan NU sendiri. Hal ini untuk mejaga kerjasama yang sudah dibina antara NU dan Pemerintah Kota Batam.

"Segeralah kasihtau kegiatan bapak-ibu yang ingin dilaksanakan. Agar NU terjaga. Dan semoga NU dan Pemerintah Kota Batam tetap terus bekerjasama," ucap Rudi. tribunnews.com/mil

Mutiara Hadits

HAKIKAT ILMU

Imam adz-Dzahabi rahimahullah berkata:”Sesungguhnya ilmu itu bukan dengan banyaknya riwayat (hafalan hadits), akan tetapi ilmu adalah cahaya yang Allah masukkan ke dalam hati, syaratnya ittiba’ (meneladani Nabi), dan menjauhi hawa nafsu dan bid’ah.”