MELIHAT LEBIH DEKAT ‘RUMAH’ UPIN & IPIN DI MALAYSIA (3-HABIS)

Ruman Produksi Upin dan IpinFilm animasi Upin & Ipin meraih sukses berlipat ganda. Film animasinya hingga kini masih diminati masyarakat di dunia. Tidak hanya itu, suvenirnya juga diburu masyarakat, termasuk masuk orang Indonesia.

Selama satum jam setengah, rombongan Khofifah berada di PH Les' Copaque yang memproduksi film animasi Upin & Ipin. Meskipun baru kenal, semua karyawan tampak akrab dengan semua anggota rombongan. Kesempatan paling mengesankan bagi rombongan, yaitu ketika Mohd Zarin, Public Relation PH ini memperkenalkan orang-orang kreatif yang menjadi salah satu kunci keberhasilan Upin & Ipin merajai jagad film animasi.

Salah satu orang yang sempat bertemu dan berdialog dengan rombongan Khofifah Indar Parawansa, adalah Muhammad Usamah Zaid bin Yasin. Peran Usamah dalam keberhasilan rumah produksi ini sangat besar. Pemuda berkulit sawo matang ini bertugas sebagai Creative Director di PH.

Dia adalah satu diantara tiga mahasiswa dari Multi Media University yang punya ide membuat film animasi 3 dimensi Upin & Ipin. Saat itu, Usamah masih bersama dua temannya Mohd Nizam, Mohd Safwan. Sebelum Les' Copaque ada, mereka bertiga bekerja di sebuah organisasi animasi hingga akhirnya bertemu dengan bekas pedagang minyak dan gas, Haji Burhanuddin Radzi dan istrinya bernama Ainun Ariff pada tahun 2005, lalu membuka PH Les' Copaque.

Pada tahun 2009, Nizam, Safwan, dan Anas meninggalkan Les' Copaque untuk mendirikan sebuah studio animasi terbaru, yaitu Animonsta Studios. Namun seri animasi Upin & Ipin masih tetap diteruskan di bawah pimpinan Haji Burhanuddin sebagai direktur.

Usamah tahu betul bahwa film Upin & Ipin mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia, terutama anak-anak. “Orang Indonesia banyak yang kunjung ke sini. Upin & Ipin juga ditayangkan di televisi Indonesia,” kata Usamah dengan logat khas Malayu.

Usamah menjelaskan, di Malaysia Upin & Ipin ditayangkan TV 9. Sedangkan di Indonesia, film garapannya ditayangkan TPI (kini bernama MNC TV). TPI memperkenalkan dua bocah lucu ini di Indonesia  pada Ramadhan 2008. Sambutan yang sangat positif dari pemirsa membuat TPI kembali menayangkannya di bulan Ramadhan setahun berikutnya.

Usamah sendiri sebenarnya tidak menyangka, dalam tempo tidak lama, Upin & Ipin menjadi idola anak-anak. Selain di TV 9 dan TPI, Upin & Ipin juga ditayangkan di Disney Channel  yang disiarkan di 17 negara di dunia. “Jadi, di Asia Pasific, Upin & Ipin sudah sangat dikenal,” katanya.

Hingga kini, kata Usamah, Les' Copaque telah memproduksi 102 episode. Yang membuatnya bersyukur, hingga kini permintaan terhadap film Upin & Ipin masih sangat tinggi, termasuk dari Indonesia. “Makanya produksi Upin & Ipin terus berjalan,” katanya.

Seiring semakin larisnya film Upin & Ipin, pemasang iklan dari perusahaan Indonesia juga berdatangan. Karena jumlah perusahaan yang memasang iklan sangat banyak, diantara pemasang iklan terpaksa harus mengantre. “Iklan perusahaan Indonesia sangat banyak. Itu teman-teman sedang kerjakan,” jelas Usamah, tanpa menyebutkan satu persatu perusahaan yang memasang iklan.

Bersamaan dengan semakin populernya Upin & Ipin, Ainun Ariff istri Burhanuddin Md Radzi, pemilik rumah produksi Upin & Ipin juga membuat restoran Upin & Ipin. Letak restoran ini bersebelahan dengan kantor Les' Copaque. Desain restoran ini serba berbau Upin & Ipin. Ketika ketika, Duta berkunjung ke Les' Copaque, suasana restoran ini juga cukup ramai. Mereka tentu sedang menikmati makanan khas Upin & Ipin.

Menariknya, menu makanan di restoran ini disesuaikan dengan karakter tokoh-tokoh serial Upin & Ipin. Ada nasi goreng Opa, ayam goreng Ipin dan sirup merah Kak Ros. Bahkan, PH ini kini punya dua restoran dan sebuah kafetaria Upin & Ipin. Ya, Upin & Ipin telah membawa berkah bagi Les' Copaque. Apapun yang berbau Upin dan Ipin laku keras di masyarakat.

Pada akhir kunjungan, Zarin, Public Relation PH mengantarkan Khofifah dan rombongan ke galeri yang menyediakan berbagai macam suvenir Upin dan Upin. Letak galeri ini ada di sebuah ruko tepat di belakang Les' Copaque. Setiap hari, galeri ini cukup ramai dikunjungi orang yang ingin membawa kenangan-kenangan dari Malaysia.

Selain menyediakan suvenir, di geleri ini juga terdapat buku-buku yang sarat nilai pendidikan. Tentu buku-buku dikaitkan dengan Upin-Ipin. Mulai panduan wudhu, salat hingga buku belajar membaca dan menulis. Buku-buku ini sengaja dibuat dengan tema Upin dan Ipin. Misalnya, buku sholat bersama Upin & Ipin, belajar membaca dan menulis bersama Upin & Ipin dan buku-buku lainnya.

Memang selain dalam bentuk DVD, merek Upin & Ipin juga terjual dalam bentuk cenderamata, termasuk pakaian, perlengkapan sekolah, sampul angpao, gantungan kunci dan juga gambar seprai. Sayangnya, barang-barang Upin & Ipin tidak terlepas dari gejala pelanggaran hak cipta dan barang tiruan; tetapi karena adanya penegak Kementerian Perdagangan Dalam Negeri Dan Urusan Penjualan Malaysia untuk memantau dan mengurangi kegiatan haram tersebut.

Khofifah yang datang ke geleri ini bersama empat anaknya tampak membeli cukup banyak souvenir Upin & Ipin. “Ini bagus untuk oleh-oleh anak kecil di rumah,” ungkapnya.

Zarin mengatakan, orang Indonesia memang banyak yang mencari suvenir Upin & Ipin ketika berkunjung ke Malaysia. Maklum, karena tokoh animasi Upin & Ipin sangat populer di Indonesia.

“Banyak orang Indonesia yang berkunjung ke Malaysia yang mencari studio kami. Mereka biasanya mencari suvenir original Upin & Ipin," kata Zarin.

Boneka, kaos, komik dan tas sekolah adalah barang yang sangat banyak dicari orang. Les' Copaque menjualnya seharga 35 Ringgit Malaysia (RM) atau Rp 95.000 untuk mata uang Indonesia.

Buku Komik Upin & Ipin diterbitkan sebulan sekali mulai Disember 2009 untuk pasar seluruh Malaysia. Isi halaman buku komik ini terdiri dari komik berasal dari tayangan kartun Upin & Ipin dan film Geng: Pengembaraan Bermula, profil pengisi suara dan kru di balik kartun Upin & Ipin, dan sebagainya.

Apakah sudah puas dengan keberhasilan itu? Tidak ! Rencananya, Les' Copaque akan membuat semacam Disneyland ala Upin & Ipin dengan nama Taman Tempaan Upin & Ipin. Program itu menjadi cita-cita jangka panjang Les' Copaque.

Penghargaan yang telah diraih Upin & Ipin,  adalah Festival Film Antarabangsa Kuala Lumpur pada 2007, Anugerah Shout  pada 2009 dan Indonesia Kids Choice Awards pada 2010.(dutamasyarakat)



Mutiara Hadits

Takwa kepada Allah dan akhlak terpuji

Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman Mu'adz bin Jabal r.a menerangkan, Rasulullah Saw bersabda, "Bertakwalah kepada Allah dimanapun kamu berada. Dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak terpuji." (HR Tirmidzi)