MELIHAT LEBIH DEKAT RUMAH UPIN & IPIN DI MALAYSIA (2)

Rumah Upin dan IpinKreatifitas menentukan keberhasilan sebuah film. Karena itulah, pembuatan film Upin dan Ipin dilakukan melalui perencanaan yang matang. Bagaimana prosesnya sehingga film Upin dan Ipin enak ditonton?

Berkunjuang ke Kantor Les'Copaque membuat rombongan Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa tahu proses pembuatan film animasi Upin dan Ipin. Prosesnya cukup panjang dan butuh kesabaran.

Maklum, film adalah salah satu media komunikasi. Dalam film mungkin banyak pesan yang tidak sampai kepada pemirsa. Hal ini terjadi karena kurangnya visualisasi yang sesuai, sehingga pesan yang ingin disampaikan sang sutradara tidak dapat diterima masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah perencanaan yang matang sebelum membuat film Upin dan Ipin dibuat.

Public Relation Lers'Copaque, Mohd Zarin mengantarkan rombongan dari Jakarta untuk bertemu dengan masing-masing devisi atau bidang di PH ini. Pusat produksi film Upin dan Ipin ada di lantai dua dan tiga ruko sederhana di kawasan Shah Alam Selangor. Di lantai 2 terdapat devisi desain kartun dan aminasi, serta periklanan.

Sedangkan di lantai 3 terdapat devisi music arranger, efek gambar, mastering dan merchandise. Ruang kerja creative direktor, dan scriptwriter juga ada di lantai 3 ini. Sedangkan studio untuk pengambilan suara berada di lantai 1, atau bersebelahan dengan ruang manajemen.

Karyawan Les'Copaque rata-rata masih masih muda yang penggemar berat film animasi. Kebanyakan mereka baru lulus kuliah di Multi Media University Malaysia. Untuk bisa masuk menjadi karyawan PH sangat sulit, kecuali bagi orang-orang yang punya skill tinggi.

Zarin dengan sabar menerangkan dengan detail proses pembuatan film Upin dan Ipin dengan dibantu para karyawan. Proses pembuatan film Upin dan Ipin diawali dengan pembuatan ide cerita. Pada tahap ini, demi menghasilkan sebuah cerita yang menarik, karyawan Les'Copaque menggelar diskusi bersama. Apalagi, film yang dibikin berseri, sehingga ide menarik dan unik sangat dibutuhkan.

“Kisahnya kita buat bersama-sama. Kita berdialog sama teman-teman,” kata Ida Rahayu yang di PH ini bertugas sebagai Head of Layout. Setelah ide cerita didapat, tahap berikutnya adalah membuat Storyline dan Storyboard. Dari sinilah kemudian menghasilkan script.

Menariknya, sebelum animasi dibuat, pengisi suara memperagakan adegan dan suara karakter tokoh di film ini. Dalam proses ini, adegan biasanya diperagakan secara berulang-ulang hingga menemukan yang pas. Semua adegan ini direkam dalam bentuk video untuk dijadikan bahan pembuatan animasi.

Para animator pun mulai bekerja. Dengan sabar dan ulet mereka membuat animasi sesuai karakter tokohnya. Melalui beberapa proses yang cukup panjang, maka jadilah film Upin dan Ipin yang menarik untuk ditonton.

Menariknya, alat studio PH ini sebenarnya biasa saja, namun bisa membuahkan hasil yang maksimal. Fakta ini membuat Khofifah kagum. Betapa kreatifnya anak-anak Malaysia itu. “Alat yang dimiliki PH Indonesia sebenarnya bisa jadi lebih mewah. Ini luar biasa, alat sederhana tapi hasilnya enak ditonton dan didengar,” kata Khofifah.

Kekuatan film Upin dan Ipin sebenarnya ada pada karakter  tokoh yang ditampilkan. Hal itu tidak lepas dari kreatifitas para para karyawan Lers'Copaque. Selain cerdas, rata-rata mereka punya skil lebih dari satu. Ida Shaheera misalnya, selain sebagai script writer, ia juga berperan sebagai pengisi suara karakter Kak Ros. Sedangkan Ainun Arif, istri pemilik PH Burhanuddin Bin MD Radzi.

Peran ganda di PH ini juga dijalani Mohd Shafiq Mohd Isa. Selain sebagai menjadi crative director, ia juga menjadi pengisi suara Jarjit Singh. Nama lainnya adalah Ida Rahayu Yusoff. Selain menjadi scriptwriter, ia juga berperan sebagai pengisi suara Mohammad Al Hafezzy atau Fizi.
Saat rombongan Khofifah dari Jakarta berada di PH Les'Copaque ini, mereka yang berperan sebagai pengisi suara tak sungkan-sungkan mempratikkan suara karakter tokoh di film Upin dan Ipin. Karena kelucuannya, semua anggota rombongan pun dibuat tertawa.

Mengapa Upin dan Ipin kembar? Upin dan Ipin dibuat kembar agar terlihat lucu. Sedangkan kepala botak untuk menghemat waktu. Sebab, dalam animasi membuat rambut sehelai saja memakan waktu dan biaya. Jadi mereka, Upin dan Ipin dibuat botak saja.

Nama Upin dan Ipin pun memiliki filosofi sendiri, yakni akronim dari U & I (You and I). Sementara frase "Betul betul betul!" adalah jargon yang sengaja diciptakan untuk mengingatkan pada sang tokoh karena mudah ditirukan. Selain Upin dan Ipin, tokoh lain juga memiliki kekhasan masing-masing. Seperti karakter Mail yang pedagang. Dia juga punya jargon, "Dua Singgit, dua singit, dua singgit."

Dengan misi edukasi, PH ini sangat berhati-hati dalam menjaga dialog dan karakter para tokoh. Sebab, pemirsa yang kebanyakan seorang bocah sangat mudah meniru apa yang ditonton. Untuk itu Upin dan Ipin menghindari adegan perkelahian dan melawan orangtua.

Karakter  Upin dan Ipin sendiri diciptakan tidak "sempurna". Karena itulah, dalam karakter Upin dan Ipin kerap mengundang pertanyaan. Seperti, tentang siapa orangtua Upin dan Ipin. Sejak awal orang tua Upin dan Ipin memang tidak dipersiapkan, sehingga mereka dibuat menjadi anak yatim-piatu. Orangtuanya dibuat sudah meninggal, meskipun belum dijelaskan kenapa orang tua mereka meninggal.

Upin dan Ipin dengan pengisi suara Nur Fathiah Diaz, adalah dua orang saudara kembar asal Melayu yang tinggal bersama kakak dan opah mereka dalam sebuah rumah di Kampung Durian Runtuh. Mereka berdua kehilangan kedua-dua ibu bapa sewaktu mereka masih bayi. Kuburan orangtua mereka ditunjukkan dalam sebuah episode berjudul Hari Raya dan Istimewa Hari Ibu.

Upin lahir lima menit lebih awal dari Ipin dan oleh karena itu memandang serius peranannya sebagai kakaknya Ipin. Upin lebih pandai bersuara dan menjadi tokoh utama di balik perbuatan nakal yang dilakukan oleh mereka berdua.

Ipin lebih periang dan pandai dalam pembelajaran dibandingkan dengan kakaknya dan gemar makan ayam goreng. Ipin juga cenderung sering mengulang satu kata menjadi tiga kali dalam satu kalimat, khususnya “Betul betul betul”.

Untuk membedakan saudara kembar yang berkepala botak ini, Upin memiliki sehelai rambut di kepalanya dan selalu memakai baju kuning yang tertulis huruf U. Sementara Ipin tidak memiliki rambut, memakai baju biru yang tertulis huruf I, dan selalu memakai kain merah pada lehernya.
Sedangkan Kak Ros dengan pengisi suara Ida Shaheera merupakan kakak sulungnya Upin dan Ipin. Dari luar dia nampak galak, tetapi sebenarnya ia adalah seorang kakak yang penuh kasih sayang. Dia suka mengambil kesempatan untuk mempermainkan adik-adiknya.

Sementara itu, Opah dengan pengisi suara Ainun Ariff adalah nenek Upin, Ipin dan Ros. Opah berhati ikhlas dan sering memanjakan Upin dan Ipin. Ia mengetahui banyak hal tentang keduaniaan dan keagamaan.

Sedangkan karakter Ismail bin Mail atau Mail dengan pengisi suara Mohd Hasrul, adalah kawan yang paling rajin di kalangan kawan-kawan Upin dan Ipin. Bukan saja di sekolah, bahkan juga gigih mencari rezeki dengan membantu ibunya menjual ayam goreng. Kadangkala dia juga melibatkan diri dalam perbuatan nakal saudara kembar ini.

Karakter lain yang juga sangat lucu adalah Jarjit Singh  dengan pengisi suara Mohd Shafiq Mohd Isa. Ia adalah seorang anak-anak laki-laki berketurunan India Punjabi. Meskpiun sebaya usianya dengan teman-teman sekelasnya yang lain tetapi suaranya besar seolah-olah sudah dewasa. Jarjit juga dikenali karena kepandaian berjenaka dan berpantunnya, khususnya pantun dua baris yang bermula dengan “Dua tiga”.

Ketika diperkenalkan dulu, Jarjit seolah-olah disisihkan ketika mencoba untuk ikut bermain dengan yang lainnya, tetapi lama-kelamaan teman-temannya membiasakan diri dengan sifatnya Jarjit ketika bermain.

Karakter lain yang juga menjadi teman Upin dan Ipin adalah Mohammad Al Hafezzy  atau Fizi dengan pengisi suara Ida Rahayu Yusoff. Ia adalah salah satu temannya Upin dan Ipin. Dia bersifat penuh keyakinan dan amat dimanjakan oleh orangtuanya. Kadang-kadang dia lebih kelihatan suka menyombongkan diri dan mengejek, terutamanya memanggil Ehsan dengan julukan “Intan Payung” (anak manja). Sesekali Ehsan didapati menunjukkan sikap mengecut, tetapi sebenarnya baik hati dan dekat orangnya.(mil)







 

Mutiara Hadits

Takwa kepada Allah dan akhlak terpuji

Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman Mu'adz bin Jabal r.a menerangkan, Rasulullah Saw bersabda, "Bertakwalah kepada Allah dimanapun kamu berada. Dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak terpuji." (HR Tirmidzi)